bearing

18 April 2009




BEARING

Bearing adalah alat untuk menumpu poros dan memberi kemungkinan poros berputar bersamaanya atau berputar padanya.


        Macam – Macam Bearing / Bantalan

  1. Bantalan luncur (silding contact Bearing)

  2. bantalan gelinding (rolling Contact Bearing / Anti Friction Bearing)

  1. Bantalan Luncur

Jika ditinjau dari arah kerja gaya tekan pada bantalan, bantalan luncur dapat dibedakan atas :

    1. Bantalan luncur radial, gaya tekan bekerja arah radial (tegak lurus dengan garis sumbu leher poros)

    2. Bantalan luncur aksial, gaya tekan sejajar / terimpit garis sumbu poros

    3. bantalan luncur translasi (bantalan lurus), blok luncur berjalan bolak – balik diatas permukaan bidang bantalan

  • Macam – macam bantalan luncur

    1. bantalan luncur radial, gaya tekan bekerja arah radial

      1. Bantalan luncur silinder penuh

      2. Bantalan luncur silinder memegas

      3. Bantalan luncur belah (spil bearing)

      4. Bantalan insert

      5. Bantalan luncur sebagian (fitted bearing)

      6. Bantalan bukan logam


2. Bantalan luncur aksial

        1. Bantalan Bertingkat

        2. Bantalan cincin



  1. Bantalan luncur translasi

Bantalan ini berjalan bolak - balik bidang bantalan dengan lapisan bahan pelumas sebagai pengantar.


  1. Bantalan Gelinding

Dilihat dari arah beban yang ditumpu bantalan gelinding, maka dapat dibedakan :

    1. Bantalan Peluru

      1. bantalan peluru radial

      2. Bantalan peluru aksial

      3. Bantalan peluru rad

        ial - aksial

    1. Bantalan Rol

Bantalan rol dapat menumpu beban yang lebih besar dari pada bantalan peluru karena bidang singgung rol dengan cincin merupakan garis, maka tahan tumbukan. Sebagaimana bantalan peluru, juga bantalan rol ada beberapa jenis :

      1. bantalan peluru radial

      2. Bantalan peluru aksial

      3. Bantalan peluru radial – aksial

      Pelumasan Bearing ( Bearing Lubrication )

Tujuan atau fungsi pelumasan bearing adalah untuk mengurangi gesekan dan keausan antara elemen gelinding dan sangkar, mencegah korosi dan masuknya debu.


        Sifat – Sifat Pelumasan dan Pengertiannya

        1. Titik Beku

Titik beku adalah dimana dibawahnya tidak lagi terdapat minyak dalam keadaan cair.

        1. Titik Nyala Ap

          i dan Titik Bakar

Yang dimaksud dengan nyala api adalah dimana uap yang menggempal dari minyak yang dipanaskan, dapat menyala karena bersinggungan dengan letusan api, tetapi kemudian mati lagi, sedangkan yang dimaksud dengan inti bakar adalah dimana uap yang menggempal dari minyak yang dipanaskan, dapat menyal

a karena bersinggungan dengan letusan api dan kemudian terus membakar tanpa menambah kalor.

        1. Vistkositas

Vistkositas adalah ukuran kenceran minyak. Jadi vistkositas itu menunjukan kepada kita keenceran atau kekentalan minyak.

        1. Indeks – Viskoditas

Indeks – Viskoditas munujukan ukuran dari perubahan viskositas pada perukuran suhu Jadi indeks – viskositas itu menunjukan kita berapa banyaknya viskositas yang menurun bila min

yak dipanaskan.


0 komentar:

Poskan Komentar